Petunjuk memilih oven untuk pemula

http://www.cakefever.com/memilih-oven-untuk-pemula/

Oven Tangkring dan Oven Listrik

Untuk pemula yang baru saja tertarik untuk memulai belajar membuat kue, terkadang bingung harus membeli oven yang mana. Apalagi sebagai pemula mungkin belum berani untuk langsung membeli oven yang canggih dan mahal, karena belum tentu juga tabah sampai akhir mengarungi dunia per-baking-an ya, hehehe.

oven tangkringoven tangkring

Aku juga begitu. Modal awalku belajar bikin kue hanya oven tangkring yang penampilannya sudah tidak meyakinkan. Oven tangkring itu masih aku pakai sampai sekarang, walau sudah ada oven listrik dan terakhir oven gas yang lumayan gede. Oven itu sekarang sudah berpindah tangan ke temanku, Erni :) Mudah-mudahan bermanfaat ya, Er!

Mantera saktinya cuma satu siy, belilah oven sesuai dengan kebutuhan :) Ada dua pilihan yang tidak terlalu mahal, yaitu oven tangkring dan oven listrik kecil, yang seukuran microwave itu lho.

Kalau beli oven tangkring (otang), jangan beli otang seperti punyaku, karena panasnya tidak rata. Panas oven yang tidak rata akan menyulitkan membuat kue kering dan cake. Beli yang rada bagusan, mereknya macem-macem, ada Hock, Bima, dan lain-lain. Otang yang bagus, sudah sangat handal dipakai untuk membuat berbagai macam kue. Kalau ingin bikin lapis legit, beli otang yang bisa panas atas, biasanya siy panas atau api atasnya pakai arang. Jadi otangnya punya semacam cekungan untuk meletakkan arang di atasnya.

Oven Listrik (Sharp Indonesia)

Untuk oven listrik, mereknya juga bermacam-macam. Aku pakai yang Sharp.  Penampakannya mirip seperti gambar di samping ini. Reviewnya:

  • Ada api atas dan api bawah yang bisa distel terpisah, bisa dipakai untuk bikin lapis legit dan membuat kulit bolu gulung yang cantik. Ada beberapa oven listrik yang tidak bisa api bawah saja, jadi kalau mau beli please check ya …
  • Bisa grill, tapi aku gak pernah pakai, jadi gak bisa review
  • Bisa di-set timer dan mematikan sistem pemanasnya bila timernya sudah nyala. Jadi bisa ditinggal nonton tivi, kalau sudah tahu persis waktu pemanggangan yang dibutuhkan
  • Bisa di-set suhunya sampai yang diinginkan dan tidak perlu thermometer oven lagi untuk memastikan (walau setelah dipakai beberapa lama, suhu yang dihasilkan oven listrik ini sering kurang panas bila diukur dengan thermometer oven)
  • Kalau panasnya, menurutku masih lebih cepat panas otang daripada oven listrik. Dan biasanya aku set suhu oven yang lebih tinggi dari yang diminta resep
  • Lebih aman, dalam arti oven listrik tidak ada api. Panas berasal dari elemen pemanas yang biasanya berbentuk stick logam. Kalau korslet, listriknya aja yang putus.
  • Boros listrik kah? Ini pertanyaan umum. Aku tidak merasa ada tagihan listrik yang gila-gilaan sejak pakai oven listrik. Mungkin karena oven listrikku juga bukan tipe yang wattnya tinggi ya. Yang pasti iuran listrikku selalu dalam taraf yang wajar walau sering pakai oven listrik untuk bikin kue.
  • Gak ribet karena tinggal nyalain aja listriknya, kalau otang kan mesti nyalain kompor trus tangkringin di kompornya. Belum lagi keribetan ganjal-ganjal supaya otangnya gak rubuh kalau tangkringannya gak stabil.

Otang bisa dibeli di pasar traditional, jarang kelihatan di supermarket atau hypermarket. Otang-orang berukuran besar (contoh: Hock no 1), sebaiknya dibeli beserta kompor minyak yang seukuran dengan si otang. Kalau terlupa membeli kompornya, nanti sampai di rumah otang gede itu gak muat ditangkringin di kompor standar rumah tangga yang biasanya tidak didesain untuk tempat nangkring otang yang terlalu besar. Sebagai gambaran, Hock no 1 itu muat untuk loyang ukuran 40x40cm.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: